July 01, 2014

The Establishment : Si Mapan yang resisten terhadap perubahan


Banyak hal menarik dari buku yang sedang saya baca saat ini : CHANGE. Salah satu buku yang ditulis oleh Rhenald Kasali. Salah satu yang menarik adalah footnote dalam buku yang masih merupakan pengantar dari Rhenald Kasali. Silahkan cermati.

Misteri terbesar dari sebuah karya perubahan adalah kelompok yang dissebut "The Establishment". Ini adalah sebutan bagi kelompok "mapan" yang sudah cukup lama menikmati manfaat dari keadaan sekarang. Karena sudah lama menikmati , mereka memiliki banyak jaringan, resources yang bisa dibagi - bagikan diantara mereka, informasi, bahkan kader - kader yang setia dengan mereka. Tentu saja tidak semua orang dapat menikmati manfaat yang mereka kuasai, tapi mayoritas anggota memilih diam sehingga opininya tersembunyi. 

Dalam beberapa segi, "The Establishment" bisa memberikan manfaat, tapi mereka juga bisa menjadi sumber kerusakan bagi masa depan organisasi. "The Establishment" bisa sangat bermanfaat karena membuka akses pada pengikut kepada dunia luar., menimbulkan dampak cohesiveness / perekat, sumber kebanggan, berbagi pengalaman, dan lain - lain. Tetapi tidak selamanya ""The Establishment" mampu menjalankan peran - peran positif itu. Suatu ketika akses kelompok ini kepada resources bisa saja terputus dan legitimasi kekuasaan yang mereka miliki memudar. 

Tetapi, naluri "The Establishment"  untuk terus berada diatas panggung dan berkuasa akan terus membara. Ketidakrelaan untuk mengalihkan kekuasaan keppada orang - orang diluar kelompok kepentingan ini akan menjadi sumber kesusahan. 

Adakalanya pemimpin tua atau yang dituakan sudah ingin mundur dari panggung, tetapi kakinya akan ditarik terus oleh para kader yang tidak mampu berdiri diatas kakinya sendiri. Lama - lama organisasi akan berubah menjadi lembaga tradisional dengan pemimpin - pemimpin sepuh yang karismatis. Organisasi akan diwarnai oleh konflik dan office politics. Saling tuduh dan fitnah hingga jegal menjegal akan menjadi hal biasa. Kalau dibiarkan organisasi akan sulit berubah. 

Pemimpin- pemimpin yang bisa dilahirkan hanyalah pemimpin -pemimpin yang bisa dilahirkan pemimpin - pemimpin yang berorientasi ke masa lalu, bukan kedepan. Energi mereka akan habis untuk mengurusi hal-hal yang tidak perlu. Setiap perubahan akan dianggap sebagai ancaman. Change Makers akan diberi ruang yang sangat sempit untuk bergerak. Langkah - langkah Change Makers digugat dan selalu dikembalikan kepada bayang - bayang kesuksesan masa lalu. 

Di setiap organisasi yang banyak memiliki masalah yang perkembangannya relatif statis atau bahkan menurun. Kelompok "The Establishment" akan selalu ada. Tapi diantara kelompok ini orang - orang berpikiran positif yang siap untuk meninggalkan panggung dan tidak menghalangi perubahan yang akan selalu ada.Orang- orang yang mau melakukan perubahan harus tahan uji menghadapi kelompok ini, memiliki napas yang panjang dan siap untuk menang. Dalam hal- hal tertentu "The Establishment" juga menambahkan nilai - nilai dan asumsi - asumsi yang hanya cocok untuk kepentingan mereka. 

Untuk memperbaharui organisasi, adakalanya anda perlu menghancurkan lebih dulu nilai - nilai dan asumsi - asumsi lama untuk menumbuhkan hal - hal baru. Dan proses ini bisa menimbulkan ketegangan - ketegangan, ketidaknyamanan dan kegundahan -kegundahan. Tetapi itulah perubahan, selalu harus adaa pihak yang rela melakukanya. 

Rhenald K.

Di setiap organisasi selalu ada peran "The Establishment" atau Change Makers . "The Establishment" sebaiknya tidak menjadi terlalu resisten terhadap perubahan, karena perubahan pasti terjadi dan akan selalu memberikan dampak "enak" dan "tidak enak", tergantung dari sudut pandang yang kita pilih. 

   

No comments:

Post a Comment

Category