November 17, 2014

10 Tips Agar Penerapan CSR Efektif



Saya termasuk diantara banyak praktisi di bidang lingkungan yang mengelola program Corporate Social Responsibility atau CSR, dan berupaya mencari informasi agar penerapan CSR yang kita laksanakan efektif. Tentu dalam efektif dalma konteks; 1. Besaran anggaran yang dikeluarkan oleh perusahaan, 2. Dampak positif yang diterima masyarakat serta 3. Keberlanjutan program CSR tersebut ketika program tersebut tidak lagi di biayai oleh perusahaan.

Saya memiliki pengalaman 3-4 tahun dalam perencanaan, implementasi dan monitoring program CSR. Kebetulan saya mengelola lingkungan di pembangkit hidro / PLTA. Permasalahan sosial lebih banyak daripada permasalahan teknis. Dari program bersifat charity / pemberian hadiah sampai konsep pemberdayaan masyarakat. Dari memberi bantuan ke masjid, sekolah sampai pembuatan biogas dan kompos dari eceng gondok. Namun, saya menyadari bahwa ketiga aspek yang saya sebutkan diatas belum terpenuhi. 

Saya termotivasi untuk dapat menemukan pola CSR terbaik yang bisa diterapkan untuk memenuhi ketiga aspek yang saya tentukan diatas. Pada akhirnya memang saya menemukan (menemukan = hasil pencarian, bukan menciptakan - red) bahwa poendekatan paling bisa memenuhi 3 kriteria diatas adalah Imbal Jasa Lingkungan atau istilah internasionalnya adalah Pay for Environmental Services (PES). Namun, tidak semudah itu menerapkannya. Harus 3 peran, yaitu: Sponsor (owner project, penyedia dana/fasilitas), Fasilitator (menyiapkan fasilitas / pola / sistem yang akan diterapkan) dan Penerima Manfaat sekaligus Pelaksana Utama program tersebut. Ketiganya harus memiliki komitmen yang bagus. 

Namun, pada tulisan ini saya tidak akan membahas tentang Imbal Jasa Lingkungan atau PES, pada kesempatan lain akan saya coba bahas. Pada tulisan ini, saya ingin membagi hasil pencarian saya tentang Penerapan CSR yang efektif dari Rue Stanley, Director of Ecobusiness Exchange. 

Berikut 10 tipsnya : 
  1. Memiliki badan / tim khusus untuk menangani CSR yang secara rutin menyampaikan informasi terbaru pada setiap rapat terkait. 
  2. Putuskan tujuan dari CSR bagi perusahaan kita, tuangkan dalam bentuk Visi Perusahaan. Menggunakan lintas fungsi dan membentuk kelompok kerja dari keuangan, akuntansi, pengadaan, enjiniring, dll. 
  3. Buat kerangka kerja untuk program CSR anda yang merangkum nilai - nilai dan tujuan dari CSR anda. Gunakan standarisasi laporan yang telah terbukti, seperti : UNCharter, Global Reporting Initiative GRI (https://www.globalreporting.org/) atau DEFRA (https://www.gov.uk/government/organisations/department-for-environment-food-rural-affairs)
  4. Masukan CSR kedalam tujuan bisnis perusahaan dan  deskripsi tugas karyawan yang sesuai dengan peran dan tanggungjawab mereka. 
  5. Identifikasi pelanggan anda, dan komunikasikan program CSR perusahaan kepada pelanggan/stakeholder. 
  6. Menjadi pragmatis dan konsisten terhadap target penurunan dampak lingkungan akibat aktivitas yang dilakukan. Tentukan indikator yang dapat diukur dan dimonitor, sehingga anda dapat mengevaluasi penerapannya.
  7. Komunikasikan. Komunikasikan pencapaian CSR anda kepada stakeholder anda seperti pemegang saham, karyawan, vendor, instansi terkait. 
  8. Menjadi relawan didalam masyarakat. Tentukan panduan dimana perusahaan berperan, dorong setiap karyawan untuk berpartisipasi dalam program CSR di masyarakat.
  9. Berikan kontribusi yang bermakna. Jalin hubungan jangka panjang dengan organisasi /lembaga yang mendukung CSR atau para mitra CSR. Memberikan kepercayaan dapat memberikan kontribusi lebih besar. Gunakan juga skill para karyawan untuk mendukung program. 
  10. Siapkan anggaran secepat anda mengatakan komitmen anda terhadap CSR. Jadi anggaran tersebut sebagai modal proyek CSR, sehingga dengan modal CSR yang telah berjalan, program - program CSR selanjutnya dapat dibiayai sendiri oleh program CSR yang telah berjalan. 
10 tips diatas jika saya evaluasi telah mulai saya lakukan, meskipun belum seluruhnya. Dan, tentu akan mulai saya implementasikan pada kegiatan saya sendiri. Bagi rekan - rekan yang juga berkecimpung di CSR, tidak ada salahnya dicoba. 

Semoga bermanfaat. 

No comments:

Post a Comment

Category