February 10, 2016

Sekilas Peran dan Tanggung Jawan di Bidang HSE


Hampir memasuki tahun ke-7 (atau 8, jika masa job trainee dihitung) sebagai HSE*) Engineer, di perusahaan yang sama, namun pada tingkatan yang berbeda. Awal masuk, tidak pernah tahu peran dan tanggung jawab sebenanya seorang HSE Engineer. Serius, tempat saya bekerja tidak pernah memberitahu saya peran dan tanggungjawab saya sebagai HSE Engineer. Karena saya lulusan Teknik Lingkungan, sedikitnya saya tahu peran saya di perusahaan, tapi di organisasi perusahaan sebenernya? ini pertama kalinya saya bekerja.

Hampir tidak ada guru HSE di tempat saya bekerja. Tapi setidaknya, jika ada permasalahan yang ada kata - kata "lingkungan" dan "keselamatan" sudah benar pendisposisiannya. Lucunya, pernah ada disposisi yang judulnya "...di Sekitar Lingkungan Kantor" , sempat sampailah surat itu ke saya sebelum saya balikin. 

Beberapa tingkatan HSE secara umum, sepengetahuan saya bisa diurutkan seperti ini :
Di Site : 
- HSE Officer
- HSE Engineer
- HSE Supervisor
- HSE Superintendent
- HSE Manager

Di HO
- HSE Senior Manager
- HSE Director / Head

Dimasing - masing organisasi bisa berbeda. Misal di perusahaan saya sebelum 2015 : 
Di Site : 
- Junior Engineer HSE
- Assistant Engineer HSE
- Engineer HSE

Setelah 2015,
Di Site 
- Junior Engineer HSE
- Assistant Engineer HSE
- Engineer HSE

Di Induk (membawahi site)
- HSE Supervisor 

Di HO
- HSE Engineer
- HSE Deputy Manager
- HSE Senior Manager
- HSE Head of Division

Di secara umum, seharusnya kuat di site. Namun ditempat saya justru HO yang kuat. Padahal pengendalian langsung operasional ada di Site. 

Tapi pada tulisan ini, saya belum ingin menganalisa efektivitas struktur organisasinya. Sedikit berbagi saja, soal peran dan tanggungjawab HSE Engineer. Barangkali ada yang akan terjun di bidang ini. 

Setiap perusahaan biasanya memiliki Key Performance Indicator (KPI), salah satunya adalah di bidang lingkungan & K3. Yang menarik KPI keduanya merupakan comply to regulation / kepatuhan. Berbeda dengan KPI Teknis yang berorientasi pada kehandalan operasional atau kinerja keuangan. 

Tujuan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan dan K3 ini yang akhirnya membutuhkan personil khusus untuk mengelola bidang lingkungan dan K3, meskipun pada pengembangannya saat tujuan kepatuhan telah dipenuhi, banyak tujuan lain dari pengelolaan lingkungan dan K3 ini,  salah satunya citra perusahaan. Bahkan bank loan pun mulai memasukan kriteria kinerja lingkungan sebagai pertimbangan pemberian pinjaman. 

Secara umum, kriteria kepatuhan di lingkungan bisa dilihat pada kriteria PROPER (Program Penilaian Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan) yang dilakukan setiap tahun. 

Kriteria kepatuhan pada K3 dapat dilihat pada PP 50 Tahun 2012 tentang sistem manajemen K3. 

Sehingga secara umum PIC HSE pada level tanggungjawab yang berbeda, yaitu : 
1. Memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan & K3. 
2. Mengelola program dan anggaran lingkungan & K3
3. Memastikan kebijakan lingkungan dan K3 di perusahaan dijalankan
4. Melaksanakan pengendalian pencemaran udara, air, tanah.
5. Melakukan pengelolaan limbah B3
6. Memastikan implementasi SMK3, ISO 14001 berjalan
7. Melaksanakan audit SMK3 dan ISO 14001
8. Mengelola perizinan terkait lingkungan & K3
9. Memastikan pencapaian lingkungan pada kriteria tertentu, misalnya  : Proper Hijau/Emas di Lingkungan atau Bendera Emas di K3.

Kira - kira secara garis besar peran dan tanggungjawab HSE, sepanjang pengalaman karir saya. Di beberapa perusahaan pendelegasian pada level jabatan tertentu bisa lebih detail. Di tempat kerja saya, masih global. Seorang HSE Engineer ditempat saya bisa mengerjakan peran HSE yang lebih tinggi di organisasi lain, namun dengan batasan tanggungjawab yang masih dalam kendali. 

Semoga bermanfaat.


*) HSE : Health Safety Environment 

No comments:

Post a Comment

Category