June 14, 2017

Man - Money - Method, Machine


2017 sudah berjalan hampir 6 bulan lamanya. Bagi saya, 6 bulan pertama yang sangat cepat dan 6 bulan kedepan yang tidak akan terasa saya lewati. Akumulasi permasalahan 2 tahun lalu, yang dimitgasi dengan sangat lambat. Saya koordinator HSE di 25 pembangkit listrik sejak hampir 3 tahun lalu. Sebenernya saya sudah memetakan permasalahan di 6 bulan - 1 tahun tugas saya, namun tidak bisa langsung dieksekusi karena adanya batas kewenangan saya sebagai koordinator yang masih harus berkoordinasi dengan Site Manager. 

Sedikitnya ruang kewenangan hanya membuat saya bisa memberikan saran dan memantau progres, tanpa kewenangan menekan. Permasalahan di lingkungan dan K3 tidak akan jauh dari permasalahan kepatuhan terhadap regulasi. Regulasi K3 dan Lingkungan semakin ketat, namun awareness tentang pengelolaan K3 dan Lingkungan masih belum semassive tuntutan regulasinya. Contohnya, tidak dibarengi dengan peningkatan struktur organisasi, kompetensi, fasilitas, dll. 

Permasalahan pengelolaan abu batubara di PLTU dan pengendalian bahaya kebakaran di PLTU akibat self combustion batubara jenis Low Rank Coal (LRC) menjadi isu utama sejak 2 tahun lalu. Selain itu permasalahan perizinan lingkungan dan sertifikasi K3 terus mendampingi, sementara sistem yang yaitu, SMK3 dan Sistem Manajemen Lingkungan belum dipahami dan dilaksanakan secara konsisten. Jadilah semunya serba 'new'. 

Saya mulai menyusun strategi versi sendiri. Saya dimudahkan dengan pengetahuan tentang fishbone analysis yang menganalis dan memecah masalah menjadi beberapa sumber daya : Man, Money, Machine, Method. Saya mulai menyusun strategi yang terkait dengan kuantitas dan kualitas SDM (Man), Ketersediaan anggaran harus dipastikan (Money), sistem manajemen , tools, aplikasi harus digunakan untuk efektivitas (Machine & Method). 

Saat ini, beberapa produk strategis yaitu : peraturan - peraturan, standarisasi, training path, roadmap pengelolaan K3L, dll. 



No comments:

Post a Comment

Category